Welcome to Chilly Theme

Sea summo mazim ex, ea errem eleifend definitionem vim. Ut nec hinc dolor possim mei ludus efficiendi ei sea summo mazim ex.

Persiapan Hari Tua, Ben Kasyafani Usaha Kost

Persiapan Hari Tua, Ben Kasyafani Usaha Kost

Dalam kasus ini, resepsionis menjadi orang pertama yang menerima ocehan dan kekecewaan dari tamu tersebut. Kasus ini hanya sebagian kecil dari hal yang harus dihadapi resepsionis. Dari kasus tersebut, dapat dibayangkan bahwa resepsionis memiliki tanggung jawab, syarat, dan tugas yang tak kalah penting dalam suatu perusahaan. Pembangunan IKN, akan mendorong penyerapan tenaga kerja sekitar 1,2-1,3 juta orang sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan dan investasi. kelompok MBR dengan penghasilan di bawah Rp4 juta tersebut mendominasi porsi backlog akibat meningkatnya jumlah permintaan atas rumah dari para wong cilik tersebut setiap tahun. Umumnya harus menyediakan dana yang cukup besar untuk perawatan setelah masa kontraknya selesai.

Beberapa pebisnis rumah kost mengalami kesusahan menerima penyewa saat keliru dalam mencari lokasi strategis untuk rumah kost yang akan dibangun. Izin mendirikan bangunan untuk sebuah bisnis rumah kost adalah yang penting dan krusial. Dalam bisnis rumah kost, seorang pemilik rumah kost seharusnya dapat menjalankan koordinasi yang bagus dengan anggota supaya bisnis dapat berjalan dengan bagus. Namun apabila harga sewa pokok diambil dari 10% modal ditambah dengan biaya pelayanan/administrasi, katakanlah kita ingin mengambil keuntungan Rp.1.100.000 per kamar, maka biaya kamar menjadi Rp 6 juta. Peraturan tersebut yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 34 Tahun 2017 tentang Pajak atas Penghasilan dari Persewaan Tanah dan/atau Bangunan.

Itulah jawabannya atas pertanyaa Perlukah Izin Bangun Kos kosan ? Kedua sebelum membangun rumah kos analisa dan pastikan derah tempat anda dirikan itu aman dan kondusif. Rumah kos-kosan yang seperti ini umumnya diminati oleh mereka pekerja yang telah berpenghasilan, atau perantau dari kota lain yang mencari hunian nyaman dengan fasilitas memadai. Pebisnis kost juga bisa mendapatkan pasif income secara rutin setiap bulan atau tahunnya. Mereka juga tak lagi perlu direpotkan dengan urusan operasional yang menyita waktu, tak perlu pusing memikirkan cara promosi untuk menarik perhatian pelanggan. Menurut Glen, pebisnis kost tak perlu melakukan begitu banyak upaya untuk meningkatkan bisnis, namun tetap bisa berinvestasi dan mendapatkan passive revenue dari bisnis kost yang digelutinya.

Usaha kost-kostan

Saking mahalnya harga sebuah rumah di kota, membuat kebanyakan orang berpenghasilan besar apalagi yang pas pasan dan minim tidak bisa membeli rumah secara tunai. Saat ditemui tim bisnisukm, ibu Erna Zulianti, pemilik kost-kostan “Dhiya Nisa” bercerita banyak perihal usaha ini. Awalnya adalah keinginan untuk mendapatkan tambahan pemasukan selain dari penghasilan suaminya yang bekerja di perusahaan swasta. Dengan persetujuan suaminya akhirnya mbak Erna, panggilan akrabnya, membangun beberapa kamar untuk dijadikan usaha kost-kostan. Bisnis kost-kostan memang cukup menjanjikan, terlebih di kota-kota pusat perdagangan atau di kota-kota pelajar dan industri. Sudah banyak yang merasakan bahwa penghasilannya terus mengalir dari usaha kost-kostan.

Meskipun banyak pesaing seperti adanya apartemen, namun bisnis kos-kosan tak pernah surut mendatangkan penyewa. Sehingga tidak sedikit pelaku bisnis yang mengincar peluang usaha ini. Maraknya bisnis properti di Indonesia tidak terlepas dari usaha kos-kosan atau indekos yang selalu dinilai berpeluang dalam menghasilkan keuntungan. Dari dulu hingga saat ini bisnis kos-kosan terus-menerus meningkat khususnya di wilayah industri dan instansi pendidikan. Namun perlu diketahui bahwa usaha tersebut tidak luput dari ketentuan pajak atas bisnis kos-kosan. Hanya saja, memiliki bisnis kos-kosan ternyata bukan berarti tinggal bersantai dan menerima uang sewa.

Glen Ramersan mengatakan ada dua persoalan yang kerap menjadi kendala pemilik dan pengelola kos-kosan. Pertama, ketidakstabilan pendapatan karena tingkat hunian tidak stabil, misalnya ada yang telat bayar atau menunggak. TEMPO.CO, Jakarta – Menjadi juragan kos-kosan tampaknya bisa menjadi cita-cita sekaligus investasi yang menarik.

Resepsionis sering dijumpai di lobi utama suatu perusahaan dan ditempatkan di meja paling depan. Sayangnya, profesi resepsionis kerap dianggap ringan karena terlihat santai dan hanya berdiam diri di satu tempat. Padahal, untuk menjadi seorang resepsionis harus melalui beberapa tes, persyaratan.

Comments are closed.